Sebagai seorang yang sering menjadi curahan hati teman sekerja mengenai problema kehidupan mereka pada edisi sebelumnya, yaitu tentang usaha untuk memperbaiki kehidupan sepertinya di perlukan suatu motivasi agar mereka sadar bahwa adanya perbaikan dalam kehidupan tidak langsung datang dari langit melainkan melalui suatu proses, proses perbaikan tersebutlah yang harus mereka ketahui. Sekarang yang mejadi masalah adalah bagaimana dan dari siapa mereka mengetahui proses tersebut ?
Secara pemikirin bodoh tentu saja mereka mendapatkan hal tersebut di lingkungan kerja dan tentu saja orang yang berkopeten yang dapat memberikannya yaitu “PIMPINANNYA”, baik pimpinan langsung maupun tidak langsung. Seorang pimpinan harus mampu sebagai motivator bukan hanya sebagai eksekutor, hehehee……., dan bukan hanya mampu “BNN” ( Bisanya Nyuruh – Nyuruh ) itu istilah dari teman sekerja yang telah sukses, seorang pemimpin diharapkan mampu menjadi sorang bapak bagi anak-anaknya.

2 komentar:
Dalam Perusahaan, baik yang kecil maupun yang besar, Karyawan harus bekerjasama sesuai dengan perintah atasannya. Perintah tsb bisa saja tidak sesuai dengan keinginannya atau sama sekali belum dimengerti, karena belum pernah dialami atau dikerjakan sebelumnya.Akibatnya timbul perasaan malas atau tidak bergairah dalam bekerja. Perasaan malas ini merupakan tanda2 kehilangan motivasi dalam diri karyawan. Apabila motivasi hidup atau bekerja sudah tidak dimiliki lagi, maka boleh dikatakan orang tersebut sudah mati. Hilangnya motivasi disamping datangnya dari diri bawahan, juga bisa datangnya dari pimpinan ...
bagi seorang karyawan yang diharapkan adalah adanya kepedulian seorang pimpinannya, bagaimanapun juga seorang pemimpin selalu menjadi acuan kerja bagi karyawannya
Posting Komentar